Langsung ke konten utama

Masyarakat Kota vs Desa



Wayooooo, sob sob.


Kalau di tanya milih yang mana ente mau jawab apa ??


Wokee, kali ini ane mau bahas tentang "Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan" dan ane rampingkan pembahasaanya, jadi kita ngomongin perbedaannya aja yaa sob.
Apasih bedanyaa ?

Masyarakat perkotaan dan pedesaan sebenernya dapat dibedakan melalui cara mereka mengambil sikap dan kebiasaan dalam memecahkan suatu masalah.

Pada mulanya nih sob masyarakat kota sebelumnya adalah masyarakat pedesaan, dan pada akhirnya masyarakat pedesaan tersebut terbawa sifat-sifat masyarakat perkotaan, dan melupakan kebiasaan sebagai masyarakat pedesaannya.

Karakteristik umum masyarakat pedesaan yaitu masyarakat desa selalu memiliki ciri-ciri dalam hidup bermasyarakat, yang biasa nampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat dicontohkan pada kehidupan masyarakat desa di jawa. Namun dengan adanya perubahan sosial dan kebudayaan serta teknologi dan informasi, sebagian karakteristik tersebut sudah tidak berlaku. Berikut ini ciri-ciri karakteristik masyarakat desa, yang terkait dengan etika dan budaya mereka yang bersifat umum.
1. Sederhana
2. Mudah curiga
3. Menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku didaerahnya
4. Mempunyai sifat kekeluargaan
5. Lugas atau berbicara apa adanya
6. Tertutup dalam hal keuangan mereka
7. Perasaan tidak ada percaya diri terhadap masyarakat kota
8. Menghargai orang lain
9. Demokratis dan religius
10. Jika berjanji, akan selalu diingat

Sedangkan cara beadaptasi mereka sangat sederhana, dengan menjunjung tinggi sikap kekeluargaan dan gotong royong antara sesama, serta yang paling menarik adalah sikap sopan santun yang kerap digunakan masyarakat pedesaan.

Faktanya, semua ciri yang di jabarin di atas itu memang fix ada banget sama orang dengan title "masyarakat pedesaan". Kenapa ane bilang gitu ? karena ada salah satu temen ane yang memang memiliki sifat seperti itu dan beliau dulu tinggal di desa nan jauh di sana (read: Bogor)

Berbeda dengan karakteristik masyarakat perkotaan sob, masyarakat pedesaan lebih mengutamakan kenyamanan bersama dibanding kenyamanan pribadi atau individu. Masyarakat perkotaan sering disebut sebagai urban community.

Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu:
1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Masyarakat kota hanya melakukan kegiatan keagamaan hanya bertempat di rumah peribadatan seperti di masjid, gereja, dan lainnya.
2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain
3. Di kota-kota kehidupan keluarga sering sukar untuk disatukan, karena perbedaan politik dan agama dan sebagainya.
4. Jalan pikiran rasional yang dianut oleh masyarkat perkotaan.
5. Interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan pribadi daripada kepentingan umum.

Hal tersebutlah yang membedakan antara karakteristik masyarakat perkotaan dan pedesaan, oleh karena itu, banyak orang-orang dari perkotaan yang pindah ke pedesaan untuk mencari ketenangan, sedangkan sebaliknya, masyarakat pedesaan pergi dari desa untuk ke kota mencari kehidupan dan pekerjaan yang layak untuk kesejahteraan mereka.
Banyak juga orang desa yang bilang tinggal di kota enak dan sebaliknya banyak orang kota yang bilang tinggal di desa itu enaak..

Faktanya ? Belum tentu

Intinyaaa
#MariBersyukur






sumber: http://reynaldisyahrizal.blogspot.com/2014/01/masyarakat-kota-vs-desa.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara

   Pembahasan tugas softskill ke 3 ini mengenaiWarga Negara dan Negara itu sendiri. Nah, Subbabnya sendiri menyangkut Pengertian Negara, Ciri Hukum yang ada pada negara tersebut, hingga pembagian hukum, serta bentuk negara itu sendiri. Menurut apa yang di katakan oleh guru softskill ane (Ibu Murniyati) semua penjelasan dan definisi dari subbab tadi sudah kami dapatkan di jenjang sekolah kami sebelumnya. So ? untuk apa posting ini ? wkwk okeh, menurut instruksi beliau ane akan menjabarkan tentang contoh dari negara tersebut. Jelas dong ente udah faham kalau misalkan bentuk negara itu bermacam-macam ? Ada yang berbentuk kesatuan, serikat, dan sebagainya. Kalau ente nyari pengertian atau definisi dari macam-macam negara tadi, nih monggo mampir ke MARI . Dari hasil searching sih itu blog yang paling adem di lihat hehe. Dan juga dilihat dari penjelasannya ya sob. Next, jadi lupa kalau pokok posting kali ini mau ngasih tahu contoh negara dari macam-macam bentuk negar...

Manusia dan Cinta Kasih

Tugas Ilmu Budaya Dasar Manusia dan Cinta Kasih Dosen Pembimbing : Bapak Sri Waluyo DISUSUN OLEH : Dizky A. A 1IA05 52413621 Kata Pengantar Puji Syukur kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat dan karuniaNya sehingga kami semua dapat menyelesaikan tugas makalah ‘Manusia dan Cinta Kasih’ dengan baik dan tepat waktu. Kami juga tidak lupa untuk mengucapkan Terima Kasih kepada : 1.          Bapak Sri Waluyo selaku dosen Ilmu Budaya Dasar, 2.         Dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam makalah. Semoga makalah ini dapat berguna bagi Penulis maupun kepada Pembacanya.  Terima Kasih. Jakarta, 27 Maret 2014 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR      ………………  ………………… ……………………...  i DAFTAR ISI         ...

Peluang Usaha di Bidang TI, Pengembangan Usaha, Perkembangan Bisnis Teknologi di Dunia

Bagaimana Mencari Infomasi Peluang Usaha di Bidang TI  Dalam hosting kali ini saya akan membahas tentang “Tau enggak sih, bagaimana mencari infomasi peluang usaha di bidang TI?”, dalam mencari infomasi peluang usaha di bidang TI itutidak terlalu gampang dan karena kita harus mencari tau apa yang sangat di cari atau di butuhkan kepada calon pembeli.  Untuk membuka sebuah pelunag usaha sebenernya bisa dari minat kita masing-masing atau bisa juga hobi yang kita miliki, dan bisa juga bakat yang kita dapat dari sekolah/kuliah semua bisa jadi peluang bila kita bisa kreatif dan berinovasi. dibawah ini adalah cara kita untuk membuka sebuah peluang usaha : ·         Menciptakan produk baru dan berbeda ·         Mengamati pintu peluang ·         Analisis produk dan proses produksi secara mendalam ·      ...